Sabtu, 25 Maret 2017

TUGAS ETIKA BISNIS




  1. Definisi etika
Ø  Etika (Yunani Kuno: "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan") adalah sebuah sesuatu di mana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral.
Ø  Etika menurut saya adalah suatu tingkah laku yang menunjukkan apakah seseorang itu mempunyai kepribadian yang baik atau buruk.
  1. Teori etika menurut para ahli
Ø  James J. Spillane SJ
Etika ialah mempertimbangkan atau memperhatikan tingkah laku manusia dalam mengambi suatu keputusan yang berkaitan dengan moral. Etika lebih mengarah pada penggunaan akal budi manusia dengan objektivitas untuk menentukan benar atau salahnya serta tingkah laku seseorang kepada orang lain.

Ø  Prof. DR. Franz Magnis Suseno

Etika merupakan suatu ilmu yang memberikan arahan, acuan dan pijakan kepada tindakan manusia.

Ø  Drs. H. Burhanudin Salam

Mengungkapkan bahwa etika ialah suatu cabang ilmu filsafat yang berbicara tentang nilai -nilai dan norma yang dapat menentukan perilaku manusia dalam kehidupannya.

Ø  Mustafa

Mengungkapkan etika sebagai ilmu yang menyelidiki terhadap perilaku mana yang baik dan yang buruk dan juga dengan memperhatikan perbuatan manusia sejauh apa yang telah diketahui oleh akal pikiran.

Ø  W.J.S. Poerwadarminto

Menjelaskan etika sebagai ilmu pengetahuan mengenai asas-asas atau dasar-dasar moral dan akhlak.


  1. Jurnal mengenai etika
Judul : Penerapan Etika Bisnis Pada PT. X
Penulis : Olivia Sinarta dan Dhyah Harjanti







Kesimpulan Jurnal :
PT. X memiliki kewajiban moral yang berada pada tahap postcoventional dan menggunakan pendekatan physchological dimana perusahaan ini mengimplementasikan etika bisnis sesuai prinsip-prinsip yang ada. Tujuan PT. X ini adalah melayani semua stakeholder dan berkomitmen pada semua stakeholder. PT. X ini membentuk sebuah nature yang terdiri dari culture yang mengandung integritas moral. Dimana perusahaan ini memiliki kewajiban moral dan prinsip yang kuat dalam penerapan etika bisnis pada PT. X. Hal itu diwujudkan oleh para leader, manajer, dan staf yang terlibat dalam PT. X dimana penerapan etika bisnis pada perusahaan ini dapat digolongkan ke physchological dimana perusahaan ini mempunya level personal development yang berada pada tahap postconventional dan mereka memiliki 7 prinsip yang terdiri dari prinsip otonomi, prinsip kejujuran. prinsip keadilan, prinsip saling menguntungkan, integritas moral, prinsip kelestarian lingkungan hidup, prinsip keselamatan konsumen.
Hanya saja untuk prinsip kelestarian lingkungan hidup, PT. X masih belum menggolongkan sampah sesuai jenisnya sehingga proses pendauran ulang sampah menjadi lebih rumit.
Untuk ke depannya perusahaan disarankan untuk tetap bisa menyalurkan prinsip-prinsip etika bisnis mulai dari top level manajemen hingga low level manajemen sehingga visi dan misi perusahaan bisa tercapai dengan berkomitmen dan menjalankan etika bisnis.


Daftar Pustaka :

A.C. Nielsen. (2010). Asia Pasific Retail and Shopper Trends.2007,   retrieved    August,    18,   2013   from (http://www.acnielsen.de/pubs/documents/Retailand ShopperTrendsAsia.pdf)

Afuah, A. (2004). Business models (A strategic Manajement Approach).Singapore. Mc graw hill
Amstrong, G, Kotler,P. (2007). Principles of Marketing by Gary Armstrong and Kotler Hardcover: Prentice Hall PTR

Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2012). Statistik Produk Yang Mendapat Persetujuan Izin Edar,  (retrieved September, 09, 2013 from http://www.pom.go.id/webreg/)
Beekum, Rafik. 2004. Etika Bisnis Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Bernard, S. (2010). Decisive Strategy Wins the Market : a, clear, consistent approach to the competition can delier big gains in market share : six decisions lead the way. A journal of Pharmaceutucal Executive, 20-21, retrieved August,              30,                2013               from (http://search.proquest.com/docview/            763168517/ 14143810D21502A5DBB/1?accountid=45762)
Bertens,  K.  (2000).  Pengantar  Etika  Bisnis,   Yogyakarta:Penerbit Kanisius

Cornwell, B. (2005). A cross-cultural study of the role of religion in consumers' ethical positions. Journal: International Marketing Review - INT MARK REV ,  vol.
David, Fred R. (1998). Strategic Manajement, Philippines: Prentice Hall.
Sumber :


http://download.portalgaruda.org/article.php?article=194196&val=6509&title=PENERAPAN%20ETIKA%20BISNIS%20PADA%20PT.%20KK%20INDONESIA